Bappenas Pesimistis Target Kemiskinan Ekstrem Nol Persen 2024

Avatar photo

- Editor

Rabu, 5 April 2023 - 14:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

[ad_1]


Warga mengamati permukiman di bantaran Sungai Ciliwung, Manggarai, Jakarta (15/4/2020). (Foto: ANTARA)

HalloKampus.com, Jakarta – Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa mulai pesimistis target kemiskinan ekstrem nol persen di 2024 dapat tercapai. Menurutnya, penurunan kemiskinan makin melambat.

Dia menyinggung perhitungan indikator kemiskinan ekstrem yang dipakai yakni penduduk yang berpendapatan di bawah atau purchasing power parity (PPP).

“Jadi kalau kita pakai angka 2,15 dolar AS maka target kemiskinan ekstrem itu yang sekarang ini di angka 3,2 (persen) dan kita mungkin cenderung hanya bisa menurukan di 2,5. Tapi kalau kita pakai angka 1,9 dolar AS, itu kira-kira kita bisa di angka 1,2. Kita berusaha untuk nol persen, tetapi sebenarnya Bank Dunia mendorong kita menggunakan multidimensi indikator,” kata Suharso dalam Raker di Komisi XI DPR RI, Rabu (5/4/2023).

Suharso mengeklaim, pemerintah berusaha agar target kemiskinan ekstrem nol persen tahun depan tetap terwujud dengan mempertimbangkan sejumlah indikator.

Baca juga:

Menurut catatan Badan Pusat Statistik (BPS), angka kemiskinan nasional 2022 sebesar 9,5 persen dan persentase kemiskinan ekstremnya 2,04 persen.

Sebelumnya, target kemiskinan ekstrem nol persen di 2024 diungkap Menteri Keuangan Sri Mulyani. Menurut dia, momentum perekonomian saat ini dinilai cukup kuat dan bisa untuk menjaga pertumbuhan ekonomi tahun 2023 dan 2024.

Dikutip dari laman Kemenko PMK, kemiskinan ekstrem adalah kondisi ketidakmampuan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan dasar, yaitu makanan, air bersih, sanitasi layak, kesehatan, tempat tinggal, pendidikan dan akses informasi terhadap pendapatan dan layanan sosial.

Editor: Wahyu S.

[ad_2]

Berita Terkait

FOMO dan Bahaya Narkoba: Materi Penyuluhan dari YR KOBRA JATIM
Muda-Mudi Fest Bekasi 2023: Festival Musik yang Wajib Kamu Saksikan!
Elit Politik PDI Perjuangan akan Berkunjung ke Kantor DPP PAN Sebagai Tindak Lanjut Pertemuan Politik Antar Partai
Tingkatkan Atmosfer Akademik, ITB Laksanakan Program TPB di Kampus Jatinangor | Hallo Kampus
Universitas Jember Jajagi Kerjasama Dengan PT. Syngenta Indonesia – Universitas Jember | Hallo Kampus
Cita-Cita Naik Haji? Nabung sejak Dini!
17.216 Peserta Akan Mengikuti UTBK di ITB | Hallo Kampus
FOMO Sapiens : Dari Met Gala Hingga Perkara Kebebasan Pers
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Jumat, 10 Mei 2024 - 23:50 WIB

Gelar Adat “Pangeran Rimbun Alam Cipta Negeri” untuk Wamenaker RI

Selasa, 26 Maret 2024 - 15:16 WIB

Jasasiaranpers.com dan Sapu Langit Media Center Ucapkan Selamat kepada Pasangan Prabowo – Gibran

Senin, 18 Maret 2024 - 15:48 WIB

Sebanyak 6 Tanggul Sungai Wulan Jebol, Akibatkan 11 Kecamatan di Kabupaten Demak Terendam Banjir

Senin, 18 Maret 2024 - 11:08 WIB

BNPB Sebut Dipengaruhi oleh Fenomena Land Subsidence, Banjir di Kota Semarang Surutnya Lebih Lama

Sabtu, 16 Maret 2024 - 16:04 WIB

Penyelidikan Kasus Korupsi Komoditas Timah Terus Berlanjut, Kejagung Periksa 5 Orang Saksi

Sabtu, 16 Maret 2024 - 14:46 WIB

Listyo Sigit Prabowo Berì Tanggapan Soal Pernyataa TPN Ganjar-Mahfud Soal Kapolda Jadi Saksi di MK

Jumat, 15 Maret 2024 - 09:14 WIB

Bahas Upaya Kolaborasi di Bidang Pertahanan, Prabowo Subianto Terima Kunjungan Dubes AS untuk ASEAN

Rabu, 13 Maret 2024 - 14:28 WIB

Caleg DPR RI SDP Menjadi Tersangka, Videonya Sempat Viral Saat Bagi-bagi Uang di Pantai Losari Makassar

Berita Terbaru