Batal Gelar Piala Dunia U-20, PSSI Berharap Tak Disanksi Berat

Avatar photo

- Editor

Jumat, 31 Maret 2023 - 16:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

[ad_1]


Tim Nasional U-19 Indonesia (ANTARA/HO/PSSI)

HalloKampus.com, Jakarta- Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) masih menunggu sanksi yang bakal diberikan oleh Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA). Sanksi kemungkinan bakal dijatuhkan setelah FIFA membatalkan status Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20.

Ketua Umum PSSI Erick Thohir mengaku belum mengetahui secara pasti hukuman yang akan diberikan FIFA kepada Indonesia. 

“Khusus untuk sanksi, tentu juga ada sanksi ringan ya seperti administrasi atau pergantian apa saya belum tahulah. Cuma yang penting jangan yang sangat beratlah. Sanksi terberat tentu ini yang kita tidak harapkan kalau kita tidak bisa ikut kompetisi secara maksimal di seluruh dunia sebagai tim nasional ataupun sebagai klub. Juga ini akan menjadi sebuah kemunduran buat sepak bola Indonesia,” kata Erick dalam keterangan pers usai bertemu Presiden Jokowi di Istana, Jumat (31/3/2023).

Erick mengatakan potensi sanksi muncul selepas FIFA bersurat kepada Presiden Jokowi mengenai keputusan pembatalan sebagai tuan rumah.

Erick menyebut setelah membaca surat dari FIFA, dirinya langsung ditugaskan presiden untuk menyelesaikan cetak biru transformasi persepakbolaan tanah air. Menurutnya, masalah transformasi sepak bola nasional bakal dipertanyakan FIFA dan juga menjadi pertimbangan pemberian sanksi.

“Salah satu saya rasa, saya enggak baca suratnya presiden FIFA kepada Bapak Presiden. Mungkin ya salah satunya presiden FIFA mempertanyakan ini transformasi sepak bola Indonesia serius atau tidak,” tutur Erick.

“Makanya presiden langsung menyusulkan saya segera menyelesaikan peta biru sepak bola Indonesia untuk disampaikan di FIFA, mungkin ada kaitannya dengan dengan surat tersebut. Saya enggak, enggak dapat soalnya isi suratnya,” imbuhnya.

Baca juga:

Sebelumnya, FIFA membatalkan status Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 2023. 

Keputusan diambil federasi seiring polemik yang muncul terkait keikutsertaan Tmnas Israel dalam perhelatan akbar sepak bola kelompok usia yang digelar tiap dua tahun tersebut.

Kehadiran timnas Israel di tanah air ditolak sejumlah macam ormas, partai politik, hingga pejabat seperti Gubernur Bali I Wayan Koster, dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

Editor: Resky Novianto

[ad_2]

Berita Terkait

FOMO dan Bahaya Narkoba: Materi Penyuluhan dari YR KOBRA JATIM
Muda-Mudi Fest Bekasi 2023: Festival Musik yang Wajib Kamu Saksikan!
Elit Politik PDI Perjuangan akan Berkunjung ke Kantor DPP PAN Sebagai Tindak Lanjut Pertemuan Politik Antar Partai
Tingkatkan Atmosfer Akademik, ITB Laksanakan Program TPB di Kampus Jatinangor | Hallo Kampus
Universitas Jember Jajagi Kerjasama Dengan PT. Syngenta Indonesia – Universitas Jember | Hallo Kampus
Cita-Cita Naik Haji? Nabung sejak Dini!
17.216 Peserta Akan Mengikuti UTBK di ITB | Hallo Kampus
FOMO Sapiens : Dari Met Gala Hingga Perkara Kebebasan Pers
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Senin, 30 Oktober 2023 - 10:53 WIB

Pemuda Indonesia Berburu Sejarah Lewat Konten Video di ‘Historical Hunt of Indonesia

Jumat, 22 September 2023 - 18:01 WIB

Merajut Kesatuan: Nahdlatul Aulia Gelar Istighotsah untuk Keselamatan NKRI

Senin, 31 Juli 2023 - 11:12 WIB

Babak Belur Dihakimi Massa, 2 Pelaku Pencurian Kendaraan Bermotor yang Bawa Senjata Api Rakitan

Berita Terbaru