Bawaslu: Pembagian Amplop dari Said Abdullah Bukan Pelanggaran Pemilu

Avatar photo

- Editor

Kamis, 6 April 2023 - 14:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

[ad_1]


Ketua Bawaslu Rahmat Bagja memberikan keterangan pers terkait dugaan pelanggaran pemilu di Kantor Bawaslu, Jakarta, Kamis (6/4/2023). ANTARA/Galih Pradipta

HalloKampus.com, Jakarta – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) menyatakan tidak ada pelanggaran pemilu dalam pembagian amplop berlogo PDIP di sejumlah masjid di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur. Amplop berisi uang Rp300 ribu itu berasal dari anggota DPR fraksi PDIP Said Abdullah.

Ketua Bawaslu Rahmat Bagja mengatakan, kesimpulan itu diputuskan usai memeriksa pengurus PDIP Sumenep, pengurus masjid, dan penerima amplop.

“Bawaslu telah menindaklanjuti dugaan pelanggaran pembagian uang zakat dalam amplop berlogo partai politik yang terjadi di Sumenep, Jawa Timur pada Jumat 24 Maret 2023 yang lalu. Bawaslu melihat ada potensi melawan hukum terkait kejadian tersebut, mengingat pembagian dilakukan di tengah berlangsung penyelenggaraan tahapan Pemilu tahun 2024. Hasil pemeriksaan dan klarifikasi Bawaslu tidak ada terdapat pelanggaran pemilu dalam peristiwa tersebut,” kata Rahmat dalam konferensi pers, Kamis (6/4/2023).

Rahmat Bagja mengatakan, pembagian amplop itu bukan merupakan pelanggaran pemilu karena tidak ada ajakan memilih Said Abdullah. Apalagi yang bersangkutan belum menjadi calon anggota legislatif.

Rahmat menambahkan, saat itu juga belum memasuki tahap kampanye pemilu.

Baca juga:

Amplop berisi uang Rp300 ribu itu diketahui bersumber dari Said Abdullah melalui lembaganya, Said Abdullah Institute. Amplop itu diserahkan ke pondok pesantren atau takmir masjid, lalu dibagikan ke jemaah usai Salat Tarawih.

Amplop itu dibagikan ke sejumlah masjid di Kabupaten Sumenep seperti Masjid Abdullah Syechan Baghraf di Kecamatan Batang-Batang; Masjid Naqsyabandi, Kecamatan Kota Sumenep; dan Masjid Fatimah Binti Said Gauzan, Kecamatan Lenteng.

Editor: Wahyu S.

[ad_2]

Berita Terkait

FOMO dan Bahaya Narkoba: Materi Penyuluhan dari YR KOBRA JATIM
Muda-Mudi Fest Bekasi 2023: Festival Musik yang Wajib Kamu Saksikan!
Elit Politik PDI Perjuangan akan Berkunjung ke Kantor DPP PAN Sebagai Tindak Lanjut Pertemuan Politik Antar Partai
Tingkatkan Atmosfer Akademik, ITB Laksanakan Program TPB di Kampus Jatinangor | Hallo Kampus
Universitas Jember Jajagi Kerjasama Dengan PT. Syngenta Indonesia – Universitas Jember | Hallo Kampus
Cita-Cita Naik Haji? Nabung sejak Dini!
17.216 Peserta Akan Mengikuti UTBK di ITB | Hallo Kampus
FOMO Sapiens : Dari Met Gala Hingga Perkara Kebebasan Pers
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Senin, 30 Oktober 2023 - 10:53 WIB

Pemuda Indonesia Berburu Sejarah Lewat Konten Video di ‘Historical Hunt of Indonesia

Jumat, 22 September 2023 - 18:01 WIB

Merajut Kesatuan: Nahdlatul Aulia Gelar Istighotsah untuk Keselamatan NKRI

Senin, 31 Juli 2023 - 11:12 WIB

Babak Belur Dihakimi Massa, 2 Pelaku Pencurian Kendaraan Bermotor yang Bawa Senjata Api Rakitan

Berita Terbaru