KPK Tetapkan Rafael Alun Tersangka

Avatar photo

- Editor

Kamis, 30 Maret 2023 - 15:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

[ad_1]


Eks-pejabat Ditjen Pajak Rafael Alun Trisambodo sebelum menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (01/03/2023). (Antara/Aprillio Akbar)

HalloKampus.com, Jakarta- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan eks-pejabat Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan, Rafael Alun Trisambodo sebagai tersangka. Juru bicara KPK, Ali Fikri mengatakan, Rafael diduga telah menerima gratifikasi dalam kapasitasnya sebagai pemeriksa pajak pada DJP Kemenkeu sepanjang 2011-2023. 

KPK menyebut telah mengantongi bukti permulaan yang cukup dan meningkatkan status pemeriksaan menjadi penyidikan.

“Kami menemukan peristiwa pidananya, kemudian bukti permulaan yang cukup dan kami juga menemukan pihak yang bisa dimintai pertanggungjawaban secara hukum. Dan tentu nanti setiap perkembangan dari perkara ini, pasti kami juga akan sampaikan kepada masyarakat terkait dengan kegiatan pengumpulan bukti-bukti untuk melengkapi dua bukti permulaan yang cukup dimaksud. Sehingga di sini diperlukan juga dukungan dari masyarakat tentunya terkait dengan proses penyidikan yang sedang kami lakukan ini,” ucap Ali kepada wartawan, Kamis  (30/03/2023).

Sebelumnya, KPK meningkatkan status pemeriksaan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) terhadap eks-pejabat Kemenkeu Rafael Alun Trisambodo ke tahap penyelidikan. Pengusutan itu didasari laporan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) sejak 2011 yang mencurigai adanya tindak pidana pencucian uang dengan modus menggunakan pihak lain untuk melakukan transaksi atau nominee. 

Baca juga:

Rafael juga mempunyai harta kekayaan mencapai Rp56 miliar yang dinilai tidak sesuai dengan profilnya sebagai pejabat eselon III. Oleh karena itu, PPATK memblokir 40 rekening yang diduga terkait dengan Rafael Alun Sambodo.

Sebelumnya kasus ini mencuat setelah anak Rafael Alun menganiaya seorang remaja. Pascapenganiayaan itu mencuat harta kekayaannya dengan jumlah yang fantastis.

Editor: Rony Sitanggang

[ad_2]

Berita Terkait

FOMO dan Bahaya Narkoba: Materi Penyuluhan dari YR KOBRA JATIM
Muda-Mudi Fest Bekasi 2023: Festival Musik yang Wajib Kamu Saksikan!
Elit Politik PDI Perjuangan akan Berkunjung ke Kantor DPP PAN Sebagai Tindak Lanjut Pertemuan Politik Antar Partai
Tingkatkan Atmosfer Akademik, ITB Laksanakan Program TPB di Kampus Jatinangor | Hallo Kampus
Universitas Jember Jajagi Kerjasama Dengan PT. Syngenta Indonesia – Universitas Jember | Hallo Kampus
Cita-Cita Naik Haji? Nabung sejak Dini!
17.216 Peserta Akan Mengikuti UTBK di ITB | Hallo Kampus
FOMO Sapiens : Dari Met Gala Hingga Perkara Kebebasan Pers
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Senin, 30 Oktober 2023 - 10:53 WIB

Pemuda Indonesia Berburu Sejarah Lewat Konten Video di ‘Historical Hunt of Indonesia

Jumat, 22 September 2023 - 18:01 WIB

Merajut Kesatuan: Nahdlatul Aulia Gelar Istighotsah untuk Keselamatan NKRI

Senin, 31 Juli 2023 - 11:12 WIB

Babak Belur Dihakimi Massa, 2 Pelaku Pencurian Kendaraan Bermotor yang Bawa Senjata Api Rakitan

Berita Terbaru