KTT Eropa Berupaya Tingkatkan Produksi Listrik Tenaga Angin

Avatar photo

- Editor

Selasa, 25 April 2023 - 10:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

[ad_1]

Sembilan negara Eropa mengadakan pertemuan puncak pada Senin (24/4) untuk meningkatkan pembangkit listrik tenaga angin di wilayah Laut Utara. Hal tersebut dirasa mendesak mengingat imbas dari perang di Ukraina dan dorongan untuk sektor energi terbarukan.

“Kami telah melihat dalam beberapa bulan ini, apa dampaknya jika terlalu bergantung pada pihak luar untuk pasokan energi,” kata Perdana Menteri Belgia, Alexander De Croo, yang menjadi tuan rumah dari pertemuan tersebut di kota pesisir, Ostend.

Para pemimpin anggota Uni Eropa: Prancis, Jerman, Irlandia, Denmark, Belanda dan Luksemburg, bersama ketua Komisi Eropa Ursula von der Leyen, menghadiri pertemuan itu.

Norwegia dan Inggris juga berpartisipasi di mana Inggris diwakili oleh Menteri Ketahanan Energi, Grant Shapps.

Dalam editorial opini bersama yang diterbitkan di Politico, para pemimpin dari sembilan negara tersebut menekankan perlunya membangun lebih banyak turbin angin lepas pantai “untuk mencapai tujuan iklim, dan membebaskan diri dari ketergantungan terhadap gas Rusia, memastikan Eropa yang lebih aman dan mandiri.”

Beberapa pemimpin juga menyoroti perlunya memastikan keamanan ladang angin lepas pantai dan interkoneksinya, setelah laporan baru-baru ini tentang kapal mata-mata Rusia di Laut Utara dan sabotase pipa gas Nord Stream tahun lalu di Laut Baltik.

De Croo mengatakan, infrastruktur Laut Utara, termasuk turbin dan kabel bawah laut “rentan mengalami sabotase atau spionase” dan topik itu “sangat penting” untuk dibahas dalam pertemuan puncak tersebut.

Tujuan kolektif KTT, yang dinyatakan oleh semua pemimpin negara partisipan, adalah meningkatkan pembangkit listrik tenaga angin lepas pantai menjadi 120 gigawatt pada 2030 — dari hanya 30 GW saat ini, dan setidaknya 300 GW pada 2050. Mereka menyadari, besarnya tugas membutuhkan investasi besar; dan peralatan yang standar diperlukan untuk mengurangi biaya dan waktu.[ka/jm]

[ad_2]

Berita Terkait

FOMO dan Bahaya Narkoba: Materi Penyuluhan dari YR KOBRA JATIM
Muda-Mudi Fest Bekasi 2023: Festival Musik yang Wajib Kamu Saksikan!
Elit Politik PDI Perjuangan akan Berkunjung ke Kantor DPP PAN Sebagai Tindak Lanjut Pertemuan Politik Antar Partai
Tingkatkan Atmosfer Akademik, ITB Laksanakan Program TPB di Kampus Jatinangor | Hallo Kampus
Universitas Jember Jajagi Kerjasama Dengan PT. Syngenta Indonesia – Universitas Jember | Hallo Kampus
Cita-Cita Naik Haji? Nabung sejak Dini!
17.216 Peserta Akan Mengikuti UTBK di ITB | Hallo Kampus
FOMO Sapiens : Dari Met Gala Hingga Perkara Kebebasan Pers
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Jumat, 10 Mei 2024 - 23:50 WIB

Gelar Adat “Pangeran Rimbun Alam Cipta Negeri” untuk Wamenaker RI

Selasa, 26 Maret 2024 - 15:16 WIB

Jasasiaranpers.com dan Sapu Langit Media Center Ucapkan Selamat kepada Pasangan Prabowo – Gibran

Senin, 18 Maret 2024 - 15:48 WIB

Sebanyak 6 Tanggul Sungai Wulan Jebol, Akibatkan 11 Kecamatan di Kabupaten Demak Terendam Banjir

Senin, 18 Maret 2024 - 11:08 WIB

BNPB Sebut Dipengaruhi oleh Fenomena Land Subsidence, Banjir di Kota Semarang Surutnya Lebih Lama

Sabtu, 16 Maret 2024 - 16:04 WIB

Penyelidikan Kasus Korupsi Komoditas Timah Terus Berlanjut, Kejagung Periksa 5 Orang Saksi

Sabtu, 16 Maret 2024 - 14:46 WIB

Listyo Sigit Prabowo Berì Tanggapan Soal Pernyataa TPN Ganjar-Mahfud Soal Kapolda Jadi Saksi di MK

Jumat, 15 Maret 2024 - 09:14 WIB

Bahas Upaya Kolaborasi di Bidang Pertahanan, Prabowo Subianto Terima Kunjungan Dubes AS untuk ASEAN

Rabu, 13 Maret 2024 - 14:28 WIB

Caleg DPR RI SDP Menjadi Tersangka, Videonya Sempat Viral Saat Bagi-bagi Uang di Pantai Losari Makassar

Berita Terbaru