LBH Bandar Lampung Dampingi Puluhan Demonstran yang Ditahan Polisi

Avatar photo

- Editor

Jumat, 31 Maret 2023 - 17:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

[ad_1]


Ilustrasi. Mahasiswa menggelar aksi menolak RUU Cipta Kerja di Bogor, Jawa Barat, Jumat (7/2/2020). (Foto: ANTARA/Arif Firmansyah)

HalloKampus.com, Jakarta- Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Bandar Lampung mendampingi puluhan orang yang ditangkap polisi saat aksi tolak Undang-Undang Cipta Kerja di depan Gedung DPRD Provinsi Lampung, Kamis, 30 Maret 2023.

Direktur LBH Bandar Lampung, Sumaindra Jawardi mengatakan puluhan orang yang ditangkap itu dibawa ke Mapolresta Bandar Lampung untuk diperiksa lebih lanjut.

“Jadi memang dari 48 ini terdapat tiga pedagang dan kemudian 45 dari kawan-kawan aliansi. Prosesnya terkait ada data-data korban luka juga kita sedang melakukan identifikasi dan pendataan dengan kawan-kawan aliansi mahasiswa untuk memastikan dan memvalidasi korban luka-luka,” kata Sumaindra saat dihubungi HalloKampus.com, Jumat, (31/3/2023).

Direktur LBH Bandar Lampung, Sumaindra Jawardi menambahkan, aparat diduga melanggar HAM dalam menindak massa aksi saat pembubaran paksa.

Sumaindra menyebut pihaknya sedang melakukan pengumpulan data melalui video yang beredar.

Di lain pihak, Kapolresta Bandar Lampung Ino Harianto mengeklaim tembakan water cannon yang dilakukan sudah sesuai prosedur, karena ada sejumlah tindakan massa yang tergolong anarkistis. Tembakan meriam air itu diduga memantik kericuhan.

Ino menuturkan polisi belum bisa menentukan status para pendemo yang telah ditangkap.

“Belum, masih kami mintai keterangan,” tandasnya.

Baca juga:

Sebelumnya, aksi demo untuk mendesak pemerintah mencabut Undang-Undang Cipta Kerja berakhir ricuh lantaran demonstran dibubarkan paksa aparat keamanan. Aksi itu dilakukan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi yang tergabung dalam Aliansi Lampung Memanggil.

Editor: Resky Novianto

[ad_2]

Berita Terkait

FOMO dan Bahaya Narkoba: Materi Penyuluhan dari YR KOBRA JATIM
Muda-Mudi Fest Bekasi 2023: Festival Musik yang Wajib Kamu Saksikan!
Elit Politik PDI Perjuangan akan Berkunjung ke Kantor DPP PAN Sebagai Tindak Lanjut Pertemuan Politik Antar Partai
Tingkatkan Atmosfer Akademik, ITB Laksanakan Program TPB di Kampus Jatinangor | Hallo Kampus
Universitas Jember Jajagi Kerjasama Dengan PT. Syngenta Indonesia – Universitas Jember | Hallo Kampus
Cita-Cita Naik Haji? Nabung sejak Dini!
17.216 Peserta Akan Mengikuti UTBK di ITB | Hallo Kampus
FOMO Sapiens : Dari Met Gala Hingga Perkara Kebebasan Pers
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Jumat, 10 Mei 2024 - 23:50 WIB

Gelar Adat “Pangeran Rimbun Alam Cipta Negeri” untuk Wamenaker RI

Selasa, 26 Maret 2024 - 15:16 WIB

Jasasiaranpers.com dan Sapu Langit Media Center Ucapkan Selamat kepada Pasangan Prabowo – Gibran

Senin, 18 Maret 2024 - 15:48 WIB

Sebanyak 6 Tanggul Sungai Wulan Jebol, Akibatkan 11 Kecamatan di Kabupaten Demak Terendam Banjir

Senin, 18 Maret 2024 - 11:08 WIB

BNPB Sebut Dipengaruhi oleh Fenomena Land Subsidence, Banjir di Kota Semarang Surutnya Lebih Lama

Sabtu, 16 Maret 2024 - 16:04 WIB

Penyelidikan Kasus Korupsi Komoditas Timah Terus Berlanjut, Kejagung Periksa 5 Orang Saksi

Sabtu, 16 Maret 2024 - 14:46 WIB

Listyo Sigit Prabowo Berì Tanggapan Soal Pernyataa TPN Ganjar-Mahfud Soal Kapolda Jadi Saksi di MK

Jumat, 15 Maret 2024 - 09:14 WIB

Bahas Upaya Kolaborasi di Bidang Pertahanan, Prabowo Subianto Terima Kunjungan Dubes AS untuk ASEAN

Rabu, 13 Maret 2024 - 14:28 WIB

Caleg DPR RI SDP Menjadi Tersangka, Videonya Sempat Viral Saat Bagi-bagi Uang di Pantai Losari Makassar

Berita Terbaru