Liburan Tidak Menyebabkan Lonjakan Kasus Flu 

Avatar photo

- Editor

Minggu, 15 Januari 2023 - 09:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

[ad_1]

Data baru pemerintah Amerika Serikat menunjukkan musim liburan akhir tahun tidak memicu lonjakan penyakit pernapasan.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (Center for Disease Control and Prevention/CDC) melaporkan pada Jumat (13/1) bahwa kunjungan pasien ke dokter untuk penyakit seperti flu, berkurang selama enam minggu berturut-turut. Laporan mengenai RSV, penyebab umum gejala mirip flu yang bisa serius bagi bayi dan orang tua, juga menurun.

Ketika flu dan RSV melonjak pada musim gugur dan membebani unit gawat darurat anak, sejumlah dokter khawatir musim dingin akan membawa “tripledemi” flu, RSV dan COVID-19. Dan mereka khawatir musim liburan akhir tahun mungkin menjadi pemicunya.

Namun, rupanya hal itu tidak terjadi.

“Saat ini, semuanya terus menurun,” kata Lynnette Brammer dari CDC, yang memimpin pencatatan kasus flu di AS.

Rawat inap karena RSV telah turun sejak November, dan rawat inap karena flu juga berkurang.

Tentu saja, situasinya tidak merata di seluruh negeri, dan beberapa tempat mengalami lebih banyak penyakit daripada yang lain. Namun, sejumlah dokter mengatakan lalu lintas pasien telah mereda. [vm/ft]

[ad_2]

Berita Terkait

FOMO dan Bahaya Narkoba: Materi Penyuluhan dari YR KOBRA JATIM
Muda-Mudi Fest Bekasi 2023: Festival Musik yang Wajib Kamu Saksikan!
Elit Politik PDI Perjuangan akan Berkunjung ke Kantor DPP PAN Sebagai Tindak Lanjut Pertemuan Politik Antar Partai
Tingkatkan Atmosfer Akademik, ITB Laksanakan Program TPB di Kampus Jatinangor | Hallo Kampus
Universitas Jember Jajagi Kerjasama Dengan PT. Syngenta Indonesia – Universitas Jember | Hallo Kampus
Cita-Cita Naik Haji? Nabung sejak Dini!
17.216 Peserta Akan Mengikuti UTBK di ITB | Hallo Kampus
FOMO Sapiens : Dari Met Gala Hingga Perkara Kebebasan Pers
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Senin, 30 Oktober 2023 - 10:53 WIB

Pemuda Indonesia Berburu Sejarah Lewat Konten Video di ‘Historical Hunt of Indonesia

Jumat, 22 September 2023 - 18:01 WIB

Merajut Kesatuan: Nahdlatul Aulia Gelar Istighotsah untuk Keselamatan NKRI

Senin, 31 Juli 2023 - 11:12 WIB

Babak Belur Dihakimi Massa, 2 Pelaku Pencurian Kendaraan Bermotor yang Bawa Senjata Api Rakitan

Berita Terbaru