Pemenjaraan Pengguna Narkotika Sebabkan Over Capacity Lapas dan Boros Anggaran

Avatar photo

- Editor

Rabu, 29 Maret 2023 - 19:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

[ad_1]



Ilustrasi pecandu Narkoba. (Foto: bnn.go.id)

HalloKampus.com, Jakarta – Anggota Komisi bidang Hukum (III) DPR Fraksi Partai Demokrat, Hinca Pandjaitan mengusulkan pengguna narkoba agar tidak dipenjara melainkan direhabilitasi. Sementara khusus bandar dan pengedar perlu dijebloskan ke jeruji besi.

Hinca mengatakan pemenjaraan pengguna narkotika menjadi masalah yang menyangkut kelebihan kapasitas atau over capacity lapas hingga pemborosan anggaran negara.

“Apakah tidak lebih baik Pak Menteri yang sekarang ini kita ubah dengan kebijakan terserah dia rehab saja itu semua, semuanya sekaligus kita ampuni, karena orang sakit. Orang sakit ini perlu kita obati. Dengan anggaran yang Rp 2,1 triliun, kalau direhabilitasi saya kira selesai maka lapas kita akan berkurang jauh (tak penuh),” kata Hinca saat Rapat Kerja dengan Menteri Hukum dan HAM, Yasonna Laoly beserta jajarannya, Rabu (29/3/2023).

Hinca menambahkan, anggaran yang dialokasikan untuk mengurus perkara pengguna narkoba dari pemeriksaan, sidang hingga biaya makan bisa mencapai Rp8,4 triliun.

Menurutnya, pengguna narkoba dapat direhabilitasi tanpa harus memenjarakannya. Selain alasan efisiensi anggaran, beban lapas yang terlampau tinggi segera bisa dikurangi.

Baca juga:

Berdasarkan data Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia, terdapat 276.172 penghuni lembaga pemasyarakatan (lapas) dan rumah tahanan (rutan) pada 19 September 2022.

Menurut jenis kejahatannya, terdapat 139.839 jiwa penghuni lapas dan rutan adalah pelaku tindak pidana kasus narkoba. Rinciannya, ada 125.288 jiwa merupakan pemakai narkoba dan terdapat 14.551 jiwa merupakan pengedar, bandar, penadah, serta produsen narkoba.

Sebelumnya, Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly mengatakan sepuluh Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) di tanah air mengalami kelebihan kapasitas penghuni.

Yasonna menyebut, Lapas Kelas II A di Kota Bagansiapi-api, Kabupaten Rokan Ilir, Provinsi Riau, melebihi kapasitas tertinggi di Indonesia.

Editor: Resky Novianto

[ad_2]

Berita Terkait

FOMO dan Bahaya Narkoba: Materi Penyuluhan dari YR KOBRA JATIM
Muda-Mudi Fest Bekasi 2023: Festival Musik yang Wajib Kamu Saksikan!
Elit Politik PDI Perjuangan akan Berkunjung ke Kantor DPP PAN Sebagai Tindak Lanjut Pertemuan Politik Antar Partai
Tingkatkan Atmosfer Akademik, ITB Laksanakan Program TPB di Kampus Jatinangor | Hallo Kampus
Universitas Jember Jajagi Kerjasama Dengan PT. Syngenta Indonesia – Universitas Jember | Hallo Kampus
Cita-Cita Naik Haji? Nabung sejak Dini!
17.216 Peserta Akan Mengikuti UTBK di ITB | Hallo Kampus
FOMO Sapiens : Dari Met Gala Hingga Perkara Kebebasan Pers
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Jumat, 10 Mei 2024 - 23:50 WIB

Gelar Adat “Pangeran Rimbun Alam Cipta Negeri” untuk Wamenaker RI

Selasa, 26 Maret 2024 - 15:16 WIB

Jasasiaranpers.com dan Sapu Langit Media Center Ucapkan Selamat kepada Pasangan Prabowo – Gibran

Senin, 18 Maret 2024 - 15:48 WIB

Sebanyak 6 Tanggul Sungai Wulan Jebol, Akibatkan 11 Kecamatan di Kabupaten Demak Terendam Banjir

Senin, 18 Maret 2024 - 11:08 WIB

BNPB Sebut Dipengaruhi oleh Fenomena Land Subsidence, Banjir di Kota Semarang Surutnya Lebih Lama

Sabtu, 16 Maret 2024 - 16:04 WIB

Penyelidikan Kasus Korupsi Komoditas Timah Terus Berlanjut, Kejagung Periksa 5 Orang Saksi

Sabtu, 16 Maret 2024 - 14:46 WIB

Listyo Sigit Prabowo Berì Tanggapan Soal Pernyataa TPN Ganjar-Mahfud Soal Kapolda Jadi Saksi di MK

Jumat, 15 Maret 2024 - 09:14 WIB

Bahas Upaya Kolaborasi di Bidang Pertahanan, Prabowo Subianto Terima Kunjungan Dubes AS untuk ASEAN

Rabu, 13 Maret 2024 - 14:28 WIB

Caleg DPR RI SDP Menjadi Tersangka, Videonya Sempat Viral Saat Bagi-bagi Uang di Pantai Losari Makassar

Berita Terbaru