WasteShark, Kapal Pembersih Sampah di Sungai Thames

Avatar photo

- Editor

Kamis, 30 Maret 2023 - 20:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

[ad_1]

WasteShark pada dasarnya adalah kapal listrik. Kapal itu dapat menempuh perjalanan hingga sejauh lima kilometer sebelum tenaga batereinya perlu diisi ulang. Saat beroperasi di perairan, WasteShark bisa mengumpulkan hingga 500 kilogram plastik dan sampah-sampah lainnya.

“WasteShark adalah drone di atas air dan dirancang untuk membersihkan permukaan air dan mengumpulkan sampah, puing-puing, biomassa dari air dan mengembalikannya ke darat. Kami memiliki dua versi, yang dapat dikendalikan dari jarak jauh dan yang otonom. Yang terakhit sangat mirip dengan penyedot debu yang mungkin Anda miliki di rumah,” kata Richard Hardiman, CEO dan pendiri RanMarine Technology, perusahaan yang mengembangkan kapal pembersih sampah itu.

WasteShark tidak menghasilkan karbon, kebisingan, atau polusi cahaya saat beroperasi. Robot ini tidak menimbulkan ancaman bagi satwa liar, dan dirancang untuk membersihkan saluran air dari sampah plastik dan memastikan plastik yang terkumpul didaur ulang dan digunakan kembali.

The WasteShark dan TenderShark pada pameran Miami International Boat Show, 27 Februari 2023. (Facebook/RanMarine Technology)

Robot hiu ini juga mengumpulkan data tentang kualitas air. “Jadi setiap WasteShark kami di dalam air terhubung melalui koneksi 4G dan 5G. Robot ini akan mengirimkan data kualitas air ke server kami, seperti kekeruhan, salinitas, suhu, keseimbangan pH, kedalaman air. Klien kami tidak hanya terfokus pada apa yang terlihat di permukaan, tetapi juga yang ada di bawah permukaan air. Mereka ini membuat air menjadi lebih sehat,” jelasnya.

WasteSharks dapat dibeli dengan harga sekitar $24.600 atau disewakan dengan harga sekitar $1.232 per bulan.

Saat ini beberapa robot hiu milik RanMarine juga dioperasikan di Sungai Thames, London.

WasteShark di kanal Delft, Belanda. (Facebook/RanMarineTechnology)

WasteShark di kanal Delft, Belanda. (Facebook/RanMarineTechnology)

Aksi pembersihan kawasan perairan ini merupakan hasil kerja sama antara RanMarine dan Aqua Libra, anak perusahaaan Britvic, raksasa bisnis minuman di Inggris. Mereka bersama-sama menggelar program Britvic Beyond the Bottle, sebuah program peduli lingkungan.

Noel Dickson, Direktur Produksi Aqua Libra, mengatakan, “Apa yang dilakukan WasteShark ada dua. Pertama, mengumpulkan sampah plastik, dan. kedua, mengumpulkan data yang dapat diverifikasi. Ini sangat membantu usaha kami dalam meminimalkan dampak lingkungan dari bisnis kami.” [ab/uh]

[ad_2]

Berita Terkait

FOMO dan Bahaya Narkoba: Materi Penyuluhan dari YR KOBRA JATIM
Muda-Mudi Fest Bekasi 2023: Festival Musik yang Wajib Kamu Saksikan!
Elit Politik PDI Perjuangan akan Berkunjung ke Kantor DPP PAN Sebagai Tindak Lanjut Pertemuan Politik Antar Partai
Tingkatkan Atmosfer Akademik, ITB Laksanakan Program TPB di Kampus Jatinangor | Hallo Kampus
Universitas Jember Jajagi Kerjasama Dengan PT. Syngenta Indonesia – Universitas Jember | Hallo Kampus
Cita-Cita Naik Haji? Nabung sejak Dini!
17.216 Peserta Akan Mengikuti UTBK di ITB | Hallo Kampus
FOMO Sapiens : Dari Met Gala Hingga Perkara Kebebasan Pers
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Senin, 30 Oktober 2023 - 10:53 WIB

Pemuda Indonesia Berburu Sejarah Lewat Konten Video di ‘Historical Hunt of Indonesia

Jumat, 22 September 2023 - 18:01 WIB

Merajut Kesatuan: Nahdlatul Aulia Gelar Istighotsah untuk Keselamatan NKRI

Senin, 31 Juli 2023 - 11:12 WIB

Babak Belur Dihakimi Massa, 2 Pelaku Pencurian Kendaraan Bermotor yang Bawa Senjata Api Rakitan

Berita Terbaru