Dahua Technology Luncurkan Laporan ESG 2025: Dorong Pembangunan Berkelanjutan lewat Inovasi Digital

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 29 April 2026 - 15:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HANGZHOU, Tiongkok, 29 April 2026 /PRNewswire/ — Dahua Technology, penyedia solusi AIoT berbasiskan video yang terkemuka di dunia, meluncurkan laporan Environmental, Social, and Governance (ESG) edisi ketujuh. Laporan ini menyoroti komitmen berkelanjutan Dahua dalam mendukung pembangunan berkelanjutan, sejalan dengan misinya untuk "mewujudkan masyarakat yang lebih cerdas dan kehidupan yang lebih baik".

Sepanjang 2025, Dahua memperkuat penerapan strategi ESG dalam aktivitas operasional di pasar global, menitikberatkan kelestarian alam, kepatuhan regulasi, serta pemanfaatan teknologi yang bertanggung jawab. Upaya tersebut turut mengantarkan Dahua meraih Silver Medal dari EcoVadis, menempatkannya di jajaran 15% perusahaan terbaik dunia.

Memperluas inovasi AIoT di berbagai sektor

Dahua terus memperluas penerapan AIoT di perindustrian, perkotaan, dan lingkungan. Di sektor energi baru dan petrokimia, solusi inspeksi cerdas turut meningkatkan keselamatan kerja dan efisiensi pemeliharaan perangkat. Di area perkotaan, sistem pemantauan lalu lintas dan infrastruktur AI mendukung pengelolaan lalu lintas, serta tanggap darurat. Dalam bidang lingkungan, Dahua memanfaatkan teknologi video dan sensor untuk pemantauan keanekaragaman hayati, termasuk melalui kolaborasi dengan World Wide Fund for Nature (WWF) dalam proyek konservasi lahan basah. Solusi AIoT juga diterapkan di sektor kesehatan dan pendidikan guna meningkatkan efisiensi operasional dan akses layanan.

Mempercepat pembangunan hijau dan rendah karbon

Pada 2025, Dahua mempercepat transformasi rendah karbon. Dahua menggencarkan penggunaan sistem fotovoltaik dengan tambahan kapasitas terpasang sekitar 6,33 MW—meningkat 78% dari tahun sebelumnya. Produksi listrik dari sistem tenaga surya untuk konsumsi internal mencapai 11.080,70 MWh per tahun. Di sektor manufaktur, Dahua mengembangkan pabrik otomatis (lights-out factory) dengan penggunaan AGV yang mencakup tambahan area 30.000 meter persegi sehingga meningkatkan efisiensi logistik hingga 50%. Dari sisi produk, Dahua mengembangkan solusi hemat energi seperti perangkat 4G bertenaga surya, kamera luar ruang berbasiskan baterai, serta sistem pengisian cepat DC 480 kW untuk menekan emisi karbon. Dahua juga memperoleh lebih dari 150 sertifikat produk ramah lingkungan dan menyelesaikan lebih dari 40 laporan jejak karbon produk. Selain itu, desain kemasan produk Dahua telah dioptimalkan dengan pengurangan volume rata-rata sebesar 20% serta peningkatan efisiensi ruang penyimpanan dan transportasi hingga 300%.

Memperkuat tata kelola perusahaan, kepatuhan regulasi, dan keamanan data

Dahua memperkuat kerangka tata kelola dengan mengintegrasikan manajemen kepatuhan regulasi di seluruh dunia, serta memperketat standar etika bisnis dan keamanan informasi. Dahua telah meraih berbagai sertifikasi, termasuk GB/T 35770-2022 untuk manajemen kepatuhan regulasi, ISO 9001 untuk manajemen mutu, dan ISO 28000 untuk keamanan rantai pasok. Sepanjang 2025, tidak terdapat penarikan produk akibat masalah kualitas atau keamanan. Dalam aspek keamanan siber dan perlindungan privasi, Dahua terus mengadopsi standar internasional seperti CE-RED, ISO 27701, dan ISO 27018, serta mengoperasikan sistem pemantauan kerentanan untuk mendeteksi dan merespons risiko. Dahua juga mengembangkan praktik tata kelola AI, termasuk memenuhi standar ISO/IEC 42001 untuk manajemen kecerdasan buatan.

Kontribusi sosial dan pemberdayaan komunitas

Sepanjang 2025, Dahua terlibat dalam berbagai kegiatan sosial dan menyalurkan bantuan kemanusiaan di berbagai wilayah. Di Eropa, Dahua berkontribusi dalam program reboisasi di Madrid pascakebakaran hutan. Dahua juga bekerja sama dengan lembaga amal seperti Rêves di Perancis dan Starlight di Australia untuk mendukung anak-anak dengan penyakit serius. Di Asia Tenggara, Dahua turut berpartisipasi dalam penanganan bencana, termasuk bantuan banjir di Indonesia dan dukungan pascagempa di Myanmar.

Informasi selengkapnya: Laporan ESG Dahua 2025.

Berita Terkait

Presiden ISWA Berkunjung ke SUS ENVIRONMENT, Bahas Solusi Pengelolaan Sampah Global untuk Mendukung Pembangunan Berkelanjutan
BRAHMA AI dan Hakuhodo Technologies Menjalin Kemitraan untuk Memperluas Penerapan High-Fidelity Digital Human di Seluruh Jepang dan Kawasan Asia-Pasifik
FERRERO GROUP 2025 SUSTAINABILITY REPORT MENEGASKAN FERRERO FARMING VALUES SEBAGAI PENDORONG KETAHANAN RANTAI PASOK
Forum Industri tentang Monetisasi Pengalaman 5G-A Tampilkan Berbagai Pencapaian Penting, Percepat Sinergi Perangkat, Jaringan, dan Model Bisnis
IPO Perusahaan Tambang Otonom Pertama di Dunia Gaet Investor Terkemuka, Termasuk Fidelity, J.P. Morgan, dan Barings
ZTE Pamerkan Rangkaian Lengkap Fitur AI di MWC Shanghai 2026, Dorong Era Baru dalam Aktivitas Operasional Berbasis Token
ZTE dan GSMA Gelar ZTE Global Summit & User Congress serta GSMA M360 ASEAN di Lokasi yang Sama sebagai Bagian dari Ajang MWC Shanghai 2026
Kolaborasi Adira Finance & AI Rudder Sukses Pangkas Biaya Operasional Lewat Implementasi AI

Berita Terkait

Selasa, 30 Juni 2026 - 09:50 WIB

Presiden ISWA Berkunjung ke SUS ENVIRONMENT, Bahas Solusi Pengelolaan Sampah Global untuk Mendukung Pembangunan Berkelanjutan

Selasa, 30 Juni 2026 - 09:46 WIB

BRAHMA AI dan Hakuhodo Technologies Menjalin Kemitraan untuk Memperluas Penerapan High-Fidelity Digital Human di Seluruh Jepang dan Kawasan Asia-Pasifik

Selasa, 30 Juni 2026 - 08:45 WIB

FERRERO GROUP 2025 SUSTAINABILITY REPORT MENEGASKAN FERRERO FARMING VALUES SEBAGAI PENDORONG KETAHANAN RANTAI PASOK

Selasa, 30 Juni 2026 - 07:33 WIB

Forum Industri tentang Monetisasi Pengalaman 5G-A Tampilkan Berbagai Pencapaian Penting, Percepat Sinergi Perangkat, Jaringan, dan Model Bisnis

Selasa, 30 Juni 2026 - 06:49 WIB

IPO Perusahaan Tambang Otonom Pertama di Dunia Gaet Investor Terkemuka, Termasuk Fidelity, J.P. Morgan, dan Barings

Berita Terbaru