Dari Sidang MPR Hingga Sound Horeg, Eko Patrio Buka Fakta

Penjelasan Eko Patrio luruskan tafsir publik, joget disebut spontanitas dan parodi DJ hanyalah hiburan internal, bukan bentuk ketidakpekaan sosial.

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 25 Agustus 2025 - 14:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Eko Patrio memberikan klarifikasi soal video viral joget MPR. (Instagram.com @ekopatriosuper)

Eko Patrio memberikan klarifikasi soal video viral joget MPR. (Instagram.com @ekopatriosuper)

APA jadinya jika seorang anggota DPR berjoget di ruang sidang resmi, lalu beberapa hari kemudian viral sebagai DJ dengan sound horeg?

Itulah yang dialami Eko Hendro Purnomo, atau yang lebih dikenal sebagai Eko Patrio, yang kini tengah menjadi sorotan publik.

Fenomena ini mengundang beragam reaksi, mulai dari gelak tawa warganet hingga kritik keras di media sosial.

Tak ingin salah paham semakin meluas, politikus Partai Amanat Nasional (PAN) itu akhirnya buka suara.

Viral Joget Di Sidang Tahunan Majelis Permusyawaratan Rakyat

Potongan video yang beredar luas memperlihatkan Eko Patrio ikut berjoget dalam Sidang Tahunan MPR pada 15 Agustus 2025.

Aksi itu membuat banyak pihak bertanya apakah sikap tersebut pantas dilakukan di forum resmi negara.

Eko menjelaskan bahwa momen joget itu tidak berlangsung saat sidang masih berjalan, melainkan setelah Presiden Prabowo Subianto menutup pidato kenegaraan.

“Pada saat penutupan acara, ada sesi hiburan orkestra dari Symphony Praditya Wiratama Universitas Pertahanan, yang membawakan lagu-lagu daerah seperti Sajojo dan Gemu Fa Mi Re,” ujar Eko Hendro Purnomo, anggota DPR dari Partai PAN, Senin (25/8/2025).

Ia menegaskan bahwa aksi berjoget para anggota DPR, termasuk dirinya, semata-mata merupakan bentuk apresiasi kepada mahasiswa Universitas Pertahanan yang tampil.

Joget Disebut Spontanitas Karena Terbawa Suasana Hiburan Mahasiswa

Menurut Eko, para anggota DPR awalnya hanya menyaksikan penampilan orkestra mahasiswa.

Namun, suasana menjadi meriah ketika para mahasiswa mulai menyanyikan lagu daerah yang sudah populer di berbagai daerah.

“Jogetan itu juga terjadi karena terbawa suasana dan spontanitas saat para mahasiswa mulai bernyanyi,” kata Eko.

Ia menambahkan, aksi tersebut tidak direncanakan sebelumnya dan tidak ada hubungannya dengan rangkaian resmi sidang tahunan.

Video Parodi DJ Sound Horeg Tuai Komentar Negatif Publik

Tak hanya soal joget di sidang, Eko juga menjadi sorotan publik karena unggahan video parodi dirinya sebagai DJ dengan sound horeg di akun TikTok pribadinya pada 20 Agustus 2025.

Video itu sempat memancing komentar pedas warganet, bahkan ada yang menuduh Eko tidak peka terhadap situasi sosial yang sedang dihadapi masyarakat.

Namun, Eko menegaskan bahwa konten tersebut dibuat dalam suasana santai dan tidak ada niat meremehkan siapa pun.

“Mengenai sound horeg saat saya sedang DJ itupun dibuat seolah-olah saya tidak sensitif terhadap permasalahan yang ada.”

“Padahal itu dalam acara pembubaran panitia 17 Agustusan setelah kerja mereka mempersiapkan acara hampir satu bulan,” kata Eko.

Penjelasan Eko Patrio Soal Maksud Di Balik Aksinya

Eko menilai bahwa viralnya video joget di sidang MPR maupun parodi DJ sound horeg adalah contoh bagaimana potongan peristiwa bisa ditafsirkan berbeda di ruang publik digital.

Ia mengaku tidak ada maksud untuk menantang rakyat atau bersikap tidak hormat terhadap momentum kebangsaan.

Semua yang ia lakukan, kata Eko, berangkat dari rasa spontanitas serta apresiasi terhadap kerja keras orang lain.

Dengan penjelasan ini, Eko berharap masyarakat dapat melihat konteks sebenarnya dari video yang beredar.

Fenomena Viral Politikus Di Era Media Sosial

Kasus yang dialami Eko Patrio menunjukkan betapa cepatnya sebuah momen pribadi maupun aktivitas politik bisa viral dan menjadi konsumsi publik di era media sosial.

Bagi seorang politikus, setiap tindakan di ruang publik kini tidak hanya dilihat oleh peserta acara, melainkan juga direkam, dipotong, dan disebarluaskan dengan interpretasi yang beragam.

Dalam konteks ini, klarifikasi langsung dari yang bersangkutan menjadi penting agar publik memperoleh informasi yang utuh, bukan semata berdasarkan potongan video yang viral.****

Sempatkan untuk membaca berbagai berita dan informasi seputar ekonomi dan bisnis lainnya di media Infotelko.com dan Infoekonomi.com.

Simak juga berita dan informasi terkini mengenai politik, hukum, dan nasional melalui media 23jam.com dan Haiidn.com.

Informasi nasional dari pers daerah dapat dimonitor langsumg dari portal berita Hallotangsel.com dan Haisumatera.com.

Untuk mengikuti perkembangan berita nasional, bisinis dan internasional dalam bahasa Inggris, silahkan simak portal berita Indo24hours.com dan 01post.com.

Pastikan juga download aplikasi Hallo.id di Playstore (Android) dan Appstore (iphone), untuk mendapatkan aneka artikel yang menarik. Media Hallo.id dapat diakses melalui Google News. Terima kasih.

Kami juga melayani Jasa Siaran Pers atau publikasi press release di lebih dari 175an media, silahkan klik Persrilis.com

Sedangkan untuk publikasi press release serentak di media mainstream (media arus utama) atau Tier Pertama, silahkan klik Publikasi Media Mainstream.

Indonesia Media Circle (IMC) juga melayani kebutuhan untuk bulk order publications (ribuan link publikasi press release) untuk manajemen reputasi: kampanye, pemulihan nama baik, atau kepentingan lainnya.

Untuk informasi, dapat menghubungi WhatsApp Center Pusat Siaran Pers Indonesia (PSPI): 085315557788, 087815557788.

Dapatkan beragam berita dan informasi terkini dari berbagai portal berita melalui saluran WhatsApp Sapulangit Media Center

Berita Terkait

Perburuan Aset Riza Chalid Ungkap Skema Korupsi Migas Nasional
Dugaan Suap Kuota Haji Terbongkar, KPK Telusuri Aliran Dana Miliaran Rupiah
KPK Bongkar Aliran Dana CSR BI-OJK ke Dua Anggota DPR Hingga Puluhan Miliar
TPUA Serahkan Bukti Baru Dugaan Ijazah Palsu Jokowi ke Bareskrim
Forum Purnawirawan TNI Kirim Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Jokowi: Biasa dalam Demokrasi
PDIP Serahkan Usulan Pemakzulan Gibran Rakabuming ke DPR, Jokowi: Ada Mekanisme Ketatanegaraan

Berita Terkait

Senin, 25 Agustus 2025 - 14:48 WIB

Dari Sidang MPR Hingga Sound Horeg, Eko Patrio Buka Fakta

Jumat, 15 Agustus 2025 - 08:33 WIB

Perburuan Aset Riza Chalid Ungkap Skema Korupsi Migas Nasional

Selasa, 12 Agustus 2025 - 09:15 WIB

Dugaan Suap Kuota Haji Terbongkar, KPK Telusuri Aliran Dana Miliaran Rupiah

Jumat, 8 Agustus 2025 - 09:00 WIB

KPK Bongkar Aliran Dana CSR BI-OJK ke Dua Anggota DPR Hingga Puluhan Miliar

Rabu, 16 Juli 2025 - 11:42 WIB

TPUA Serahkan Bukti Baru Dugaan Ijazah Palsu Jokowi ke Bareskrim

Berita Terbaru

logo

Pers Rilis

BDx Indonesia Dukung Komunitas Terdampak Banjir di Sumatra

Senin, 2 Feb 2026 - 02:00 WIB